by

RKP Ditetapkan, Ini Program Pembangunan Prioritas Babatan Ulu Tahun Depan

BENGKULU SELATAN | RONIN98.COM Melalui musyawarah penetapan Rencana Kegiatan Pemerintah (RKP) Desa Babatan Ulu, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Senin (9/9/2019), disepakati hanya delapan program menjadi prioritas pembangunan tahun 2020.

Kedelapan program itu menjadi ketetapan bersama antara Tim 11 (tim penyusun RKP Desa) dengan sekitar 40 peserta musyawarah di depan kantor desa setempat, melalui mekanisme votting.

Votting menjadi solusi saat musyawarah hampir menemui jalan buntu (deadlock) akibat saling tarik-ulur argumentasi segenap elemen masyarakat. Melalui votting ini, ditemukan bukti konkret peserta tidak merespon —hingga menolak— 17 dari 25 poin usulan program pembangunan yang pernah mengemuka dalam Musyawarah Rencana Pengembangan Desa (Musrenbangdes) awal 2019 lalu.

Delapan program prioritas yang akan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) 2020 tersebut adalah pengadaan tempat sampah portabel di depan setiap rumah warga, giat berburu hama babi, pembangunan balai gedung serbaguna, dan pembuatan jalan sentra produksi.

Kemudian, ada pula penguatan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembelian mobil inventaris BUMDes, pembangunan gedung TPQ dan teras PAUD.

Sementara pembangunan toilet umum sebagai dukungan upaya sanitasi lingkungan —pernah menjadi usulan prioritas utama pada Musrenbangdes— ditolak mayoritas peserta musyawarah dengan berbagai argumentasi logis versi masing-masing.

Sementara itu, kepada seluruh peserta para pendamping desa yang hadir mengingatkan, kesepakatan-kesepakatan bursa inovasi desa di Kecamatan Seginim hendaknya tetap disertakan dalam APBDes 2020, terutama terkait upaya massif pencegahan stunting (kekerdilan tubuh) dan kegiatan bidang kesehatan lainnya.

Kepala Desa Babatan Ulu, Suryanto menegaskan, apapun yang telah menjadi kesepakatan bersama tentunya sudah melalui kajian bersama dan baik/buruknya menjadi tanggungjawab moral bersama. Sehingga delapan program prioritas hasil musyawarah ini akan diupayakan maksimal terakomodir dalam APBDes 2020.

“Masukan-masukan dari pendamping desa, pihak kecamatan, Polsek dan Koramil juga akan kami perhatikan. Agar target utama pembangunan di Babatan Ulu benar-benar tercapai optimal,” pungkasnya.

Foto bersama usai musyawarah penetapan RKPDes.

Ketua BPD, Winto Indro menimpali, tarik-ulur argumentasi adalah dinamika wajar nan sehat dalam iklim berdemokrasi, apalagi terkait arah kebijakan pembangunan di lingkungan desa yang dampak baik/buruknya jelas akan terasa langsung oleh masyarakat.

Hingga penghujung acara, situasi berlangsung kondusif. Acara ini dihadiri para pendamping desa dan pendamping lokal desa, Kapolsek Seginim diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Rahmad, Danramil Manna diwakili Babinsa Serka S Effendi dan beberapa rekan Babinsa lainnya, Camat Seginim diwakili Kasi Pemerintahan Jardi SE, serta para awak media cetak/onine.[ron4]

top

Berita Lainnya