by

Orang Gila Rusak Lubang Jalanan, Dinas PUPR Patut Malu

BENGKULU SELATAN | RONIN98.COM Peringatan Hari Ulang Tahun ke-28 Kecamatan Seginim sebentar lagi dihelat, berbagai persiapan menyambut kedatangan Gubernur Bengkulu telah dilakukan, mulai penggalangan dukungan di setiap desa/kelurahan, hingga pembatalan ‘Proyek PHP’ Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Menurut berbagai sumber berkompeten, rencana kehadiran Gubernur Rohidin Mersyah di kampung halaman mertuanya ini benar-benar telah membius perhatian segenap elemen masyarakat. Bukan karena baru pertama kali berkunjung, melainkan akan menjadi momen rekonsiliasi sekaligus ‘ekspo prestasi’ Seginim selama putera asli Bengkulu Selatan ini menjadi orang nomor satu di Bumi Rafflesia.

Salah satu prestasi paling kontras di wilayah ini adalah karya seni di sepanjang jalan protokol milik Pemprov —terbentang dari Desa Muara Pulutan hingga Babatan Ulu— berupa ratusan lubang berbagai ukuran.

Sebelum mengikuti lomba tari andun di tempat acara peringatan HUT, sedianya penyelenggara berencana akan mengajak Rohidin menari kreasi dalam mobil dinasnya saat melintasi lubang-lubang tersebut. Namun, hampir bisa dipastikan agenda tamabahan ini gagal total, gara-gara orang gila mengamuk di ruas jalan itu.

Pantauan Ronin98.com di lapangan, Senin (7/10/2019) sore, tanpa angin dan hujan tiba-tiba pria berkepala plontos muncul bersama dumptruck butut berisi material pasir bercampur batu (sirtu). Tanpa permisi dengan siapapun, dia ‘merusak’ lubang-lubang dengan menimbunkan sirtu ke dalamnya hingga rata kembali dengan permukaan aspal.

Baca Juga: Rusak, Tambal Sulam Jalan Seginim-Air Nipis Dipertanyakan

Tidak hanya di wilayah Seginim, pengrusakan juga dilakukannya hingga ke Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis, dekat lokasi proyek jembatan milik Dinas PUPR Provinsi Bengkulu yang kini tengah dikerjakan secara profesional mandraguna.

Aksi pengrusakan lubang-lubang jalanan ini tentu saja menjatuhkan moral tempur Dinas PUPR Provinsi Bengkulu hingga tak kuasa ngelaba lagi dengan masyarakat Seginim dan Air Nipis. Diduga, simpang-siurnya kelanjutan rencana proyek peningkatan jalan —Simpang Kayu Kunyit hingga Palak Bengkerung— juga dipicu aksi serupa oleh orang gila yang sama beberapa bulan lalu. “Mestinya PU malu, jalan provinsi tidak terurus. Kalah sama orang dusun,” cetus salah satu warga Desa Darat Sawah.

Baca Juga: Rumah Warga Jeranglah Rendah Ludes Terbakar

Benar saja, jalan hotmix sepanjang hampir 20 kilometer itu memang nyaris tidak tersentuh perbaikan sejak pemenang Pilgub Bengkulu 2015 (RM2) menjabat. Tambal sulam pernah satu kali dilakukan pada era Rohidin Mersyah menjabat pelaksana tugas (Plt) gubernur, itupun dikerjakan asal-asalan.

Hingga berita ini dipublish, belum banyak informasi bisa digali dari sosok pembawa dumptruck asal Desa Suka Negeri Kecamatan Air Nipis tersebut. Tiap kali didekati, dia selalu menghindari kamera dan enggan berkomentar banyak.

Pastinya, belum ada satupun pengguna jalan dan warga setempat mengaku dirugikan dengan aksi gilanya, sehingga tidak perlu diperkarakan.[ron51]

top

Berita Lainnya