by

Atur Proyek Catut Nama Gubernur, Pria Ini Resahkan OPD

BENGKULU | RONIN98.COM — Para pejabat segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bengkulu mengaku makin tidak nyaman melaksanakan kegiatan kedinasan, khususnya terkait pekerjaan melibatkan rekanan swasta.

Pasalnya, belakangan intervensi seorang pria —tidak dikenal asal-usulnya— dalam menentukan rekanan pelaksana proyek kian menjadi-jadi, hingga melampaui ambang kewajaran.

Melalui investigasi mendalam, Ronin98.com memperoleh informasi konkret terkait pria berinisial PK itu. Selain kedapatan mencatut nama Gubernur Bengkulu guna memuluskan aksinya di sejumlah OPD teknis, tanpa segan-segan dia juga pernah mengaku keponakan gubernur.

Baca: Proyek Box Culvert PUPR Kecewakan Warga Jeranglah

Padahal, setelah ditelusuri dari berbagai sumber berkompeten, antara PK dengan Rohidin Mersyah tidak memiliki hubungan apapun, baik kekeluargaan, kekerabatan, maupun jabatan.

“Ngakunya begitu (keponakan gubernur dan disuruh gubernur-red), makanya kami tidak bisa menyangkal berlebihan,” ungkap salah satu pejabat OPD, akhir pekan lalu.

Baca: Heboh!!! Ada Korupsi di Proyek Box Culvert?

Menurut catatan redaksi, PK pernah mengerjakan beberapa paket proyek penunjukan langsung (PL) di Kabupaten Bengkulu Selatan, salah satunya tidak terselesaikan dan menyalahkan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.

Informasi terkini, sudah ada pejabat OPD mengadukan sepak-terjang PK kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, aparat penegak hukum juga tengah mendalami laporan terkait tindak-tanduk PK dalam proyek Dinas Perikanan di Pulau Baai.

Baca Juga: Proyek Amburadul, Plt Gubernur Diminta Ingatkan Kontraktor

Sementara beberapa kontraktor kepada Ronin98.com mengaku geram dengan perilaku PK. Mereka meminta aparat penegak hukum segera bertindak.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya mengonfirmasi pelaku (PK) dan korban (Gubernur Bengkulu) masih dilakukan.[ron4]

top

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya