by

Antara Surat Cinta Jaksa dan Kemesraan Korps Adhyaksa

PANGKALPINANG | RONIN98.COM Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irwansyah menyatakan ketegangan antara dirinya dengan Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel telah diurus secara kekeluargaan dan berakhir damai.

“Ga ada masalah. Sudah selesai, cuma salah pengertian saja. Damai itu indah. Sebagai manusia biasa kita tidak luput dari salah dan khilaf,” ujarnya kepada Redaksi Ronin98.com melalui pesan instan WhatsApp, Jum’at (4/10/2019) sore.

Pernyataan ini menyusul insiden ‘cekcok’ antara Irwansyah dengan Ketua DPW HPI Babel Rikky Fermana, Kamis (3/10) kemarin.

Informasi terhimpun Ronin98.com, ketegangan antara Irwan dan Rikky terjadi di gedung Pidsus Kejati saat Rikky bersama beberapa pewrata lainnya akan melaksanakan liputan.

Baca Juga: Dalami Kasus Proyek Lampu Jalan, Kejari Didesak Cermati Angka Keramat 149

Pria asal Sumatera yang baru sebulan berdinas di Kejati Babel itu melontarkan kata-kata berintonasi kasar —minimal menurut kearifan lokal Babel— sehingga memantik reaksi serupa dari Rikky dan teman-teman sejawatnya.

Irwan mempermasalahkan berita penanganan kasus bos smelter PT Bangka Tin Industry (BTI) oleh Kejati Babel yang dinilai tidak enak dibaca, karena menurutnya menggambarkan sikap seorang oknum jaksa anti-pers.

Melalui berita berjudul So Sweet! Surat Cinta Jaksa Cantik Ini Bikin Klepek-klepek yang turut dipublis sedikitnya delapan media online lain —dengan judul berbeda— tersebut, para pewarta diklaim bekerja tidak profesional, meski semua prosedur bertamu dan meliput di Kantor Kejati telah diikuti.

Latar belakang perseteruan Irwan versus Rikky ini sempat memantik reaksi ratusan anggota HPI se-Tanah Air, sehingga Ketua Umum HPI Masykur Husein harus turun tangan meredam situasi. Anggota keluarga besar Kejaksaan Agung ini meminta semua pihak bisa menahan diri, saling menghargai profesi masing-masing dan meningkatan sinergitas.

Baca Juga : Dipergoki Bugil Bersama Istri Rekan Bisnis, Begini Nasib AIPDA SL

“Memang sempat ada ketegangan kemarin (Kamis-red), tapi kesalahfahaman sudah terselesaikan. Kami sudah saling memaafkan, dengan harapan berikutnya tidak ada lagi oknum seolah menghalang-halangi tugas pers. Toh selama ini hubungan HPI dengan Kejati Babel baik-baik saja,” cetus Rikky melalui telepon, Jum’at (4/10) malam.

Pantauan terkini melalui 14 media Grup Ronin’98 berbasis di Babel, tidak ada lagi riak negatif di kalangan awak media terkait insiden ini. Diprediksi, sinergitas antara HPI Babel dan Korps Adhyaksa ini akan makin mesra di kemudian hari.[ron4]

top

Berita Lainnya