by

Andil Luar Biasa, Ini Tujuh Penerima Penghargaan LPSK

JAKARTA | RONIN98.COM Puncak peringatan hari jadi ke-11 Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) digelar di auditorium lantai 6, Gedung LPSK, Rabu (28/8/2019).

Acara sederhana namun berkesan itu, LPSK memberikan penghargaan kepada tujuh pihak yang dinilai telah berkontribusi besar dalam program perlindungan saksi dan korban di Indonesia.

Para meraih penghargaan itu adalah Pansus RUU Terorisme, Bareskrim Polri, Kejaksaan Negeri Kulonprogo, Dinas P3A Provinsi Sumatera Utara, LBH Apik dan pejuang hak korban perdagangan orang di Kepulauan Riau Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus.

Satu lagi penghargaan diberikan kepada mendiang Supriyadi Widodo Eddyono, atas dedikasi dan pemikirannya terkait perkembangan program perlindungan saksi dan korban dalam proses peradilan pidana.

Baca Juga: Ratusan Pegawai LPSK Tandatangani Pakta Integritas, Hasto: Jangan Sebatas Seremonial

Selain para penerima penghargaan, acara ini juga dihadir Masinton Pasaribu mewakili Ketua DPR RI, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Komisioner Komnas Perempuan Sri Nurherwati, Sekretaris Menteri Sekretariat Negara, Country Manager UNODC Indonesia Collie Brown, perwakilan USDOJ-OPDAT, para pimpinan LPSK mulai dari periode 2008-2013 dan 2013-2018, mitra kerja LPSK —instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat— serta seluruh pegawai LPSK.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, pemberian penghargaan dilatarbelakangi kontribusi perlindungan saksi dan korban. Para penerima penghargaan bekerja sama dengan LPSK pada banyak kasus dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak saksi dan korban.

Baca Juga: Apa Kabar Tim PHO Proyek Lampu Jalan?

“Izinkanlah kami memberikan penghargaan yang tinggi kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar pada kerja-kerja perlindungan saksi dan korban,” ucapnya.

Pansus RUU Terorisme menjadi salah satu penerima penghargaan, diterima langsung Ketua Pansus, Muhammad Syafi’i. Penyandang sapaan karib Romo ini mengatakan, kerja pansus merupakan kerja bersama. “Penghargaan LPSK merupakan apresiasi atas kerja kita bersama. Saya di sini hanya mewakili seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga revisi UU Terorisme terwujud,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Rencana Pesta LGBT

Penerima penghargaan lainnya, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, mengakui awal perkenalan dengan LPSK tidak berjalan baik. Saat itu, dia belum mengenal LPSK.

“Di tengah tekanan banyak pihak karena membantu korban perdagangan orang, datang (petugas-red) LPSK. Saya sempat menolak bertemu, karena saat itu saya belum mengenal LPSK. Sekarang, saya banyak bekerjasama dan akrab dengan pegawai LPSK dalam melindungi korban,” ungkapnya.

Baca Juga: Kejari Didesak Cermati Angka Keramat 149

Di akhir acara, para pimpinan LPSK beserta seluruh pegawai kembali meneguhkan semangat dan tekad menyelenggarakan pelayanan publik, khususnya pemberian perlindungan dan bantuan kepada saksi dan korban.

Kebulatan tekad itu ditunjukkan dengan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas, disaksikan sejumlah perwakilan tokoh, antara lain Busyro Muqqodas, Nusyahbani Kantjasungkana dan Tama Satya Langkun.[hmsl/ron29]

top

Berita Lainnya